Jumat, 10 Mei 2019

Tugas Algoritma dan Pemrograman Kasus Teknik Elektro (Simulasi Parkir dengan Ultrasonik dan Led berbasis Mikrokontroler Arduino)



void setup() { 

 Serial.begin (9600);
 pinMode(7, OUTPUT);
 pinMode(6, INPUT);
 pinMode(3, OUTPUT);
 pinMode(4, OUTPUT);
 pinMode(5, OUTPUT);
}
void loop() {

 long duration, distance;
 digitalWrite(7, LOW);
 delayMicroseconds(2);
 digitalWrite(7, HIGH);
 delayMicroseconds(10);
 digitalWrite(7, LOW);
 duration = pulseIn(6, HIGH);
 distance = (duration/2) / 29.1;
 if (distance > 30) //Jika jarak lebih dari 30cm
{
 digitalWrite(3, HIGH); //Menyala
digitalWrite(4, LOW); //Mati
 digitalWrite(5, LOW); //Mati
 }
 if (distance < 20) //Jika kurang dari 20cm
{
 digitalWrite(3, LOW);
 digitalWrite(4, HIGH);
 digitalWrite(5, LOW);
 }
 if (distance < 10) //Jika kurang dari 10cm
{
 digitalWrite(3, LOW);
 digitalWrite(4, LOW);
 digitalWrite(5, HIGH);
}
Serial.print("Jarak :");
Serial.print(distance);
Serial.println("cm");
delay(100);
}

Sabtu, 30 Maret 2019

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN KASUS TEKNIK ELEKTRO


TUGAS MATA KULIAH ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN KASUS TEKNIK ELEKTRO
“KENDALI KURSI RODA BERBASIS MIKROKONTROLER”


Disusun oleh :

Nama   : Muhamad Robi Yamin
Npm    : 14416642
Kelas   : 3IB04A






FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS GUNADARMA
2019

1.1 Deskripsi Umum

”Kendali Kursi Roda Berbasis Mikrokontroler” ini merupakan sebuah Prototype yang bergerak berdasarkan input empat kondisi yang masuk ke mikrokontroler dan menghasilkan pergerakan pada motor DC yang menggerakan kursi roda, sistem ini terdiri atas lima komponen penting yaitu joystick (Input), mikrokontroler (ATMega8535L), driver relay, motor DC 12 volt, batre 12 volt dan LCD (Liquid Cristal Display). Diagram blok rangkaian Kendali Kursi Roda Berbasis Mikrokontroler adalah sebagai berikut :


Sebagai sumber tegangan pada prototype ini digunakan bateray 12 Volt, dan tegangan untuk mengaktifkan mikrokontroler adalah 5 Volt. Joystick berfungsi sebagai input mikrokontroler dan driver relay berfungsi sebagai output yang mengaktifkan motor DC dan pergerakan motor ditampilkan dalam LCD. Motor bekerja sesuai dari input yang diberikan dari joystick. Joystick disini bekerja dengan empat kondisi yaitu kondisi maju untuk menggerakan motor kanan dan kiri dalam keadaan motor forward, kondisi mundur untuk menggerakan motor kanan dan kiri dalam keadaan motor revers, kondisi arah kanan untuk menggerakan motor sebelah kanan dalam kondisi motor kanan forward, kondisi arah kiri untuk mengger akan motor sebalah kiri dalam keadaan motor kiri forward. Input joystick yang telah diterima mikrokontroler, akan dirubah dalam bentuk bahasa mikrokontroler agar dapat di baca oleh ATMega8535L. dan tiaptiap perubahan kondisi input mempengaruhi perintah yang akan dikeluarkan ke motor. Untuk menampilkan output dan motor mana yang aktif dalam aksi kursi roda , maka digunakan komponen LCD (liquid Cristal Display). Sebagai penjelas maupun pemberi informasi bahwa output atau motor yang sedang berkerja dan aktif.
Tampilan dalam LCD atau (Liquid Cristal Display) hanya sebagai pemberi informasi kepada user kursi roda, jika kondisi kursi roda maju maka tampilan di LCD memberi informasi bahwa motor kiri dan kana n maju, saat kondisi kursi roda belok kanan maka informasi yang akan ditampilkan adalah motor kanan maju dan sebaliknya jika kondisi kursi roda belok kiri maka informasi yang ditampilkan adalah motor kiri maju . Disaat kondisi kursi roda mundur maka informasi yang di tampilkan kebalikan dari kondisi kursi roda maju yaitu motor kiri dan kanan mundur.

1.2 Karakteristik

Perancangan pada prototype ”Kendali Kursi Roda Berbasis Mikrokontroler” ini memiliki              beberapa karakteristik diantaranya adalah sebagai berikut :
a)  Input yang digunakan adalah joystick dimana user hanya menggerakan dengan empat kondisi.
b)   Untuk menampilkan kondisi yang bekerja atau aktif , menggunakan komponen LCD 2x16.
c)      Motor yang digunakan adalah motor DC 12 Volt power window.
d)   Driver Motor DC menggunakan TIP122 yang berfungsi sebagai switching untuk mengaktifkan relay 12 volt.
e)    prototype ini menggunakan konversi gear, jika dilihat dari sisi kanan menggunakan dua gear yang dihubungkan dengan rantai. yang mana gear kecil diposisi kopel dan gear besar diposisi ban belakang.
f)    Bateray yang di pake pada prototype ini menggunakan dua pcs bateray 12 volt untuk dua motor dan 1 bateray 12 volt untuk suplay tegangan ke rangkaian minimum sistem atau komponen ATMega8535L.

 1.3 Lingkungan operasi dan Pengembangan
Lingkungan operasi pengembangan prototype ini adalah untuk penelitian dalam bidang kesehatan, yang berfungsi untuk mempermudah user penderita cacat kaki. Pada prototype ini masih menggunakan sistem pengontrol sederhana dimana menggun akan tangan untuk proses pengoperas ian alat dengan empat kondisi. komponen yang digunakan masih sangat sederhana . Dimana sist em kerja penggerak dari motor masih menggunakan motor DC power window 12 Volt yang masih menggunakan Driver Relay, Untuk pengembangan selanjutnya. Sistem yang digunakan bisa lebih bagus lagi, Seperti sistem pengontrol dan penggunaan Driver motor. Untuk tampilan menggunakan LCD ukuran 2x16, dan relay yang digunakan relay 12 Volt. Cakupan yang luas dalam pembuatan sistem yang sangat sederhana ini, dapat dijadikan sistem yang lebih bagus lagi untuk meneliti cara kerja motor DC yang menggunakan beban dalam torsi yang dapatdiangkut oleh motor DC itu sendiri. Dan penulis berharap kedepannya prototype ini .
1.4 PERANCANGAN SISTEM 
Perancangan dan pembuatan prototype ini terbagi menjadi dua yaitu : perancangan perangkat keras dan perancangan perangkat lunak sedangkan perancangan perangkat keras terbagi lagi diantaranya perancangan rangkaian elektronik dan perancangan mekanik. Perancangan rangkaian elektronik terdiri dari :
1 Rangkaian minimum sistem mikrokontroler ATMega8535L.
2 Rangkaian Driver relay.
3 Rangkaian LCD (Liquid Crystal Display).
Adapun perancangan pembuatan mekanik terdiri dari memodifikasi kursi roda manual atau yang sudah jadi, untuk membuat tata letak konversi gear maupun kopelnya dan membuat tata letak rangkaian elektronik. Sedangkan perancangan pada software, prototype ini menggunakan program codevision dengan menggunakan bahasa C yang telah di download ke dalam IC ATMega8535L . dari perancangan sistem di atas perancangan perangkat keras atau mekanik merupakan perancangan dan pembuatan yang paling awal, dilanjutkan dengan perancangan rangkaian elektronik dan perancangan softwere.
A.       PERANCANGAN RANGKAIAN
1)      Mikrokontroler ATMega8535L
Mikrokontroler yang digunakan pada perancangan sistem prototype ini adalah ATMega8535L, yang mana pada rangkai an ini input pada joystick masuk pada port A (pinA0-pinA3). Dan untuk output yang digunakan pada motor menggunakan port B dan LCD pada port C. Dalam mikrokontroler ATMega8535L terdapat empat port yang dapat digunakan sebagai jalur data input dan output seperti yang dijelaskan pada BAB III (3.1) . Dibawah ini adalah table koneksi dari keluaran kondisi pada joystick ke port input pada ATMega8535L:


Berikut adalah gambar rangkain mikrokontroler ATMega 8535L:


2)      Driver Motor
Driver motor yang digunakan dalam pembuatan prototype ini sangat sederhana yang menggunakan komponen TIP122 dan relay 12 volt , yang berfungsi sebagai switching. Untuk mengontrol dua buah motor DC power window 12 volt yang dapat berputar secara forward dan reverse. pada portB yang terhubung dengan PORTB.0, PORTB.1, PORTB. 2, dan PORTB.3 mikrokontroler digunakan sebagai output untuk input pada driver relay.


3)      LCD ( Liquid Cristal Display )
Pengoperasian pada LCD menggunakan 4 bit. Yang mana menggunakan PORT.C sebagai output pada mikrokontroler untuk input pada rangkaian LCD. Pada LCD ada empat kondisi yang ditampilkan pada joystic, adapun dibawah ini empat tampilan dalam LCD saat motor bekerja atau aktif dan gambar skematik rangkaian LCD:
a.       Kondisi motor kiri dan kanan aktif secara forward dengan tampilan pada LCD ”MAJU”.
b.      Kondisi motor kanan aktif secara forward dengan tampilan LCD ”KANAN”.
c.       Kondisi motor kiri aktif secara forward dengan tampilan LCD ”KIRI”.
d.      Kondisi motor kiri dan kanan aktif secara reverse dengan tampilan LCD ”MUNDUR”.

4)      Motor DC power window
Motor DC yang digunakan pada prototype ini adalah motor DC power window, dimana konstruksi dalam motor ini terdapat konversi gear worm, yang membuat motor ini mempunyai torsi yang besar. Karena dalam pembuatan prototype ini penulis membutuhkan torsi yang cukup besar untuk dapat mengangkut beban. Keuntungan dalam penggunaan konversi gea worm
antara lain adalah sebagai berikut:
1 Digunakan untuk poros yang saling tegak lurus
2 Biasa digunakan untuk beban yang berat

B.       PERANCANGAN MEKANIK
Perancangan mekanik pada prototype ini dengan cara memodifikasi kursi roda manual atau yang sudah jadi , yang terbagi antara lain:
a.       Pembuatan tata letak atau dudukan konversi gear.
b.      Pembuatan konversi gear.
c.       Pembuatan dudukan motordc.
d.      Pembuatan kopel antara gear dan motor.
e.       Pembuatan tata letak rangkain elektronik
Perbandingan antara Jumlah gigi dengan Kecepatan dan antara Kecepatan dengan Torsi adalah Berbanding terbalik. perbandingan antara kecepatan dengan torsi pada prototype ini adalah 2 : 1. dimana jumlah gigi pada gear besar 32 dan jumlah gigi pada gear kecil 16.


C.       PERANCANGAN SOFTWARE
Perancangan software menggunakan pemograman bahasa C yang digunakan untuk pemrograman mikrokontroler. Adapun yang dikendalikan dalam sistem ini adalah motor dan LCD. Motor di gunakan untuk menggerakan kursi roda. Sedangkan LCD untuk menampilkan pergerakan prototype atau motor yang sedang aktif dan bekerja.
1)      FLOWCHART PEMROGRAMAN

2)      PROGRAM



Minggu, 03 Februari 2019

instalasi listrik rumah 70/135

PROPOSAL PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TIPE 70 / 135




Disusun Oleh :
NAMA                 : Muhamad Robi Yamin
KELAS                : 3IB04A
NPM                    : 14416642
MATA KULIAH : Ekonomi Teknik #







JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2019

KATA PENGANTAR

          
Puji syukur saya ucapkan kepada Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan proposal tepat pada waktunya. Proposal yang saya susun berjudul “PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK RUMAH TIPE 70 / 135”.
             Proposal ini saya susun sebagai tugas dari mata kuliah Ekonomi Teknik. Semoga proposal ini bisa menjadi acuan sebagai referensi untuk melakukan perancangan instalasi listrik rumah tipe 70/135.
Saya menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu semua kritik dan saran yang bersifat membangun dari berbagai pihak sangat saya harapkan agar dalam penyusunan berikutnya dapat lebih baik. Akhir kata semoga proposal ini dapat bermanfaat bagi pembaca aamiin.






Bekasi, 29 Januari 2019


 Muhamad Robi Yamin




DAFTAR ISI





BAB 1

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

Listrik merupakan energy yang bersih, mudah dibangkitkan, disalurkan, dikendalikan dan dapat diubah dalam berbagai bentuk energy lain seperti cahaya, gerak, panas dan sebagainya. Oleh karna itu listrik banyak dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan, baik dalam rumah tangga, industry, komersial, maupun pelayanan umum.
Pada saat sekarang ini litrik sudah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia. Tanpa energy tersebut maka secara otomatis keberadaan peralatan yang menggunakan sumber listrik akan sulit untuk berfungsi. Listrik sebagai penerangan saat ini sangat dibutuhkan baik itu dikota-kota besar maupun pedesaan yang sampai pada saat ini masih minim mendapatkan supply energi listrik.
Apabila instalasi tersebut diperhatikan dengan sangat mendetail maka akan memperkecil kemungkinan akan terjadinya konsleting. Dengan banyaknya perusahaan instalasi yang menawarkan jasa instalasi yang berbeda namun harus tetap memperhatikan  peraturan-peraturan yang sesuai dengan Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL 2000).

1.2  Perumusan Masalah

1.      Apa saja Alat dan Bahan yang Digunakan ?                                                                        
2.      Berapa Anggaran Biayanya ?                                                                                        
3.      Bagaimana Pembagian Daya listrik  ?                                                                         
4.      Perhitungan Beban Listrik?

1.3   Tujuan

Merancang instalasi listrik rumah tipe 70/135 dan membuat rincian alat,biaya dan perhitungan yang digunakan dalam perancangan.

1.4  Batasan Masalah

Proposal ini membahas mengenai instalasi rumah dari alat dan bahan yang digunakan, biaya dari setiap komponen, pembagian daya, dan perhitungan beban listrik.


BAB 2

LANDASAN TEORI

Untuk pemasangan instalasi listrik penerangan dan tenaga untuk rumah terlebih dahulu harus melihat gambar-gambar rencana instalasi yang sudah dibuat oleh perencana berdasarkan denah rumah atau bangunann dimana instalasi akan dipasang. Selain itu juga spesifikasi dan syarat-syarat pekerjaan yang diterima dari pemilik bangunan, dan syarat tersebut tidak terlepas dari peraturan yang harus dipenuhi dari yang berwajib yang mengeluarkan peraturan yaitu PLN. Syarat-syarat pekerjaan instalasi :
1.      Gambar situasi untuk menyatakan letak bangunan, dimana instalasinya akan dipasang serta rencana penyambungandengan jaringan PLN. Gambar instalasi yaitu rencana penempatan semua peralatan listrik yang akan dipasang dan sarana pelayanannya, misalnya : titik lampu, saklar, kotak kontak, panel hubung bagi, dan data teknis yang penting dari setiap peralatan listrik yang akan dipasang.
2.      Rekapitulasi, rekapitulasi atau perhitungan jumlah dari komponen yang akan diperlukan antara lain :
·         Rekapitulasi material
·         Rekapitulasi daya
Oleh karena itu dengan mengacu pada ketentuan-ketentuan diatas semua pekerjaan listrik termasuk pemasangan instalasi penerangan dan instalasi tenaga pada suatu bangunan atau rumah akan bekerja dengan baik. Hal ini juga sangat berguna bagi seorang perencana yangterampil.


BAB 3

PERENCANAAN

















( Perancangan Instalasi Listrik )

3.1  Alat dan Bahan yang Digunakan      

1.      Saklar tunggal
2.      Saklar seri
3.      Stop Kontak
4.      Kabel NYA
5.      MCB
6.      Fitting
7.      Lampu pijar
8.      Lampu TL

                                                                 

3.2  Anggaran Biaya          


NO
NAMA BARANG
HARGA
( satuan )
BANYAK
SPESIFIKASI BAHAN
JUMLAH
1
Saklar tunggal
6.000
7 buah
BROCO 6611
42.000
2
Saklar seri
22.000
3 buah
BROCO
66.000
4
Stop kontak
13.200
7 buah
PHILIPS
92.400
5
Bola lampu pijar 11 watt
39.900
14 buah
PHILIPS LED
558.600
6
Fitting
7.500
14 buah
BROCO
105.000
7
Fitting Lampu TL
30.000
2 buah
PHILIPS
60.000
8
Lampu TL 9 watt
65.000
2 buah
Neon TL LED
130.000
9
MCB
52.900
1 buah
SCHNEIDER
52.900
10
Kabel NYA
11.500
15 m
EXTRANA 1,5 mm
172.500
JUMLAH
1.279.400

 










3.3  Pembagian Daya                                             

Ruangan
Pembagian Daya
Lampu
Stop Kontak
Daya
Taman Depan
Lampu pijar (11W)
-
11W
Teras 1
Lampu Pijar (11W)
-
11W
Teras 2
Lampu Pijar (11W)
-
11W
Carport
Lampu TL (11W) 2 buah
-
22W
R.Tamu
Lampu Pijar (11W)
AC (450 Watt)
461W
Km.Tidur 1
Lampu Pijar (11W)
Komputer (100 Watt)
111W
Km.Tidur 2
Lampu Pijar (11W)
Kipas Angin (70 Watt)
81W
Km.Tidur 3
Lampu Pijar (11W)
Kipas Angin (70 watt)
81W
R.Shalat
Lampu Pijar (11W)
-
11W
R.Keluarga
Lampu Pijar (11W) 2 buah
TV (65 Watt)
87W
Km.mandi 1
Lampu Pijar (11W)
-
11W
Km.Mandi 2
Lampu Pijar (11W)
-
11W
Dapur dan R.makan terbuka
Lampu Pijar (11W)
Kulkas ( 97 Watt)
108W
Taman Belakang
Lampu Pijar (11W) 2 buah
-
22W
TOTAL
928 W

 

3.4  Perhitungan Beban Listrik

Pada perancangan instalasi listrik rumah 70/135 beban total listrik yang digunakan sebesar 928 W maka :
I =  P / V
I = 928W / 220V
I = 4,22 A ~ 5A
Bila faktor kerja keseluruhan ialah 0,8 daya semu maka 928 / 0,8 = 1160 VA
Jika faktor kebersamaan adalah 0,6 VA  yang diajukan untuk penyambungan maka :
0,6 x 1160 VA = 696 watt
Dengan ini maka dapat diajukan permintaan daya ke PT PLN  dengan daya 900 VA, 5A

3.5  Lampiran Biaya

















DAFTAR HARGA
NO
NAMA BARANG
PANJANG
KODE
HARGA
1
Kabel NYA 1,5 polos
15 mtr
RS
RP. 11.500
2
Kabel NYA SEA 2,5
35 mtr
RP. 24.000
5
KABEL NYA 2,5 ZENITH
50 MTR
975
RP. 36.500
6
KABEL NYA 2,5 SEA
70 MTR
1065
RP. 42.000
7
KABEL NYA 1X1,5 STAR
50 MTR
1695
RP. 62.000
8
KABEL NYA 1,5 SINCO
50 MTR
195
RP. 75.000
9
KABEL NYA 1,5 COMET
50 MTR
24
RP. 80.000
10
KABEL NYA 1,5 SINCO
100 MTR
375
RP. 142.000
11
KABEL MXT 2X30
30 MTR
585
RP. 22.500
12
KABEL MXT 2X50
30 MTR
915
RP. 35.000
13
KABEL MXT 2X80
30 MTR
1275
RP. 50.000
14
KABEL NYZ 2X23 BLESS
42
RP. 16.500
15
KABEL NYZ 2X23 KIMURA
RP. 18.500
16
KABEL NYZ 2X23 FLEXIO
45 MTR
1035
RP. 40.000
17
KABEL NYM 2X1,5
20 MTR
765
RP. 30.000
18
KABEL NYM 2X 1,5 SEA
80 MTR
285
RP. 110.250
19
KABEL NYM 2X1,5 SEA
80 MTR ASLI
585
RP. 225.000
20
KABEL NYM 2X1,5 SINCO
5175
RP. 196.000
21
KABEL HYO 2X0,75 SEA
50 MTR
2025
RP. 80.000
22
KABEL HYO 2X1,5 SEA
285
RP. 110.000
23
KABEL HYO 2X2,5 SEA
507
RP. 195.000
24
KABEL HYO 2X0.75 SEA MONSTER BERRY
585
RP. 221.000
25
KABEL HYO 2X0,75
75 MTR
RP. 187.000
26
KABEL VISION NYA 1,5
100 MTR
RP. 123.000
27
KABEL ANTENA
RP. 13.500
28
KABEL 2X100 KENCANA
25 MTR
RP. 55000

DAFTAR HARGA 
NO
NAMA BARANG
ISI
 HARGA
1
FETTING GANTUNG ISAKI
24
RP.1250
2
FETTING GANTUNG ROCIA
RP.1300
3
FETTING GANTUNG SUNFREE
RP.1300
4
FETTING GANTUNG VISION
12
RP.2650
5
FETTING FLAFON TEMPEL 107
20
RP.1850
6
FETTING FLAFON TEMPEL 309
RP.3150
7
FETTING FLAFON YADHI ELEKTRIK
RP.1750
8
FETTING FLAFON FLEXIO R1/4
RP.1500
9
FETTINF FLAFON FLEXIO POLOS
RP.1500
10
FETTING FLAFON FLEXIO KEMBANG
RP.1750
11
FETTING FLAFON RRT
RP.2250
12
FETTING FLAFON MATSUKA KECIL
12
RP.4500
13
FETTING FLAFON MATSUI
06
RP.4500
14
FETTING FLAFON MATSUKA BESAR
12
RP.6650
15
FETTING FLAFON HAWAI
RP.2750
16
FETTING KOMBINASI T DEKSON
12
RP.4000
17
FETTING KOMBINASI TARIK DEXSON
12
RP.7500
18
FETTING TL
RP.850
19
FETTING LAMPU LOMBOK
RP.200
20
SAKLAR TEMPEL HW ENGKEL
12
RP.3500
21
SAKLAR TEMPEL HW SERI
12
RP.4000
22
SAKLAR TEMPEL HW STOP
12
RP.3750
23
SAKLAR GANTUNG RRT
24
RP.1250
24
T – MULTI SHUKAKU
24
RP.6000
25
T – MULTI YUNIOR
30
RP.2750
26
T – MULTI DEXICON
24
RP.2650
27
MCB MORGAN
12
RP.9000
28
MCB IZUNLI
12
RP.6500
29
MCB MATSUKA
12
RP.12000
30
SEKRENG OTOMATIS MORGAN,DEXTA, NOI
24
RP.8500
31
SEKRENG OTOMATIS PALLAS
12
RP.9000
32
SEKRENG OTOMATIS OKACI
12
RP.12500
33
SEKRENG BATU
5
RP.6500
34
SENTER CAS MATRIX KECIL
RP.12500
35
SENTER CAS MATRIX BESAR
RP.12500
36
SENTER CAS FOX
RP.13000
37
SENTER TOYOSAKI
RP.47500
38
SENTER AK 6602
RP.41000
39
SENTER AK 886
RP.45000
40
SENTER AK 666
RP.57500
41
LAMPU NAGOYA
RP.81000
42
MINI LAMP
RP.4800
43
RAKET NYAMUK
RP.27500
44
FITTING COLOK
RP.3000
45
LAMP KEPALA METRIX MT 1890-1
RP.21500
46
LAMP KEPALA METRIK  MT7180
RP.25000
47
LAMP KEPALA METRIX MT1898
RP.25000

Sumber Survey Harga Barang Komponen Listrik :
  1. https://www.google.com/search?q=list+harga+komponen+alat+listrik+lengkap&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjy8rmi95vgAhUWiHAKHVZtAyoQ_AUIDigB&biw=1366&bih=626#imgrc=z0-AYBun9xOimM:
  2. https://www.monotaro.id/corp_id/catalogsearch/result/?q=saklar
  3. http://www.depo-led.com/14-tl-neon-tube-light
  4. https://www.monotaro.id/corp_id/catalogsearch/result/?q=mcb+schneider&gclid=Cj0KCQiA-c_iBRChARIsAGCOpB0LY3_vc49Es- ebRlbVAApfkzPP7XMgJ0NUG9Ldb97WPE3hKdR378AaAplOEALw_wcB
  5. https://www.monotaro.id/corp_id/catalogsearch/result/?q=lampu+pijar
  6. https://www.monotaro.id/corp_id/catalogsearch/result/?q=stop+kontak
  7. http://calvin-grosiralatlistrik.blogspot.com/2012/01/daftar-harga_10.html
  8. https://www.bukalapak.com/products?utf8=%E2%9C%93&source=navbar&from=omnisearch&search_source=omnisearch_organic&search%5Bhashtag%5D=&search%5Bkeywords%5D=saklar+seri


 

 



BAB 4

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1  Kesimpulan

Untuk dapat melakukan instalasi dengan baik dan benar serta memenuhi syarat perinstalasian yang ada di Indonesia maka haruslah mengikuti petunjuk standar yang ada pada PUIL.
Instalasi rumah tinggal semakin bagus bila direncanakan dahulu sebelum dilakukan pemasangan instalasi Bahan harus sesuai dengan ketentuannya masing-masing, sehingga tidak terjadi kecelekaan.Gunakan peralatan yang aman saat melakukan instalasi. Pembagian daya harus diperhatikan agar tidak terjadi pembebanan pada suatu grup saja.
Alat yang digunakan pada perancangan ini adalah Saklar tunggal, Saklar seri, Stop Kontak, Kabel NYA, MCB, Fitting, Lampu pijar, Lampu TL. Biaya yang dikeluarkan pada perancangan instalasi ini sebesar Rp 1.127.600,- untuk daya yang diperlukan sebesar 1300 VA dengan arus 6A.

4.2  Saran

Dalam melakukan perancangan sebaiknya harus mengetahui bagaimana cara perancangan instalasi rumah sesuai aturan PUIL sehingga tidak terjadi kesalahan dalam penyambungan.
Untuk pemasangan ground atau elektroda hendaknya dipasang sesuai dengan ketentuan PUIL instalasi, yakni harus sesuai dengan elektroda apa yang di pasang untuk keadaan rumah pada tempat menginstalasi Gunakan alat yang standar untuk memperoleh hasil yang baik.